The Successor

MEMIMPIN hanya dua tahun lebih tiga bulan, dia mampu mewujudkan kemenangan yang sulit ditempuh selama bertahun-tahun. Bagaikan mukjizat! Karenanya, bangsa Arab berutang budi kepadanya. Dialah orang pertama kali yang mempersatukan jazirah Arab setelah tercerai-berai akibat gerakan murtad massal.

Seluruh umat manusia berutang jasa kepadanya. Dialah penjamin kebebasan memeluk agama, berpendapat, dan bersuara pada saat kezaliman ada di mana-mana. Dia berjasa terhadap pengembangan nilai-nilai luhur, prinsip-prinsip mulia, dan budi pekerti agung.

Dialah orang pertama yang menerangi bumi sejak Islam menyebar luas di Jazirah Arab dan non-Arab, menerangi kegelapan—dengan norma-norma yang tinggi—yang saat itu dialami Romawi dan Persia. Peradaban dunia ikut berutang kepadanya karena dia telah menebar benih-benih keadilan dan kebebasan yang kemudian disirami oleh darah syahid yang paling bersih sehingga membuahkan hasil yang cemerlang.

Pada hari meninggalnya, bumi Madinah bergetar karena sedu sedan para sahabat. Dalam kesenduannya.

“Engkaulah orang yang imannya paling sempurna. Engkaulah orang yang keyakinannya terhadap Islam tidak pernah goyah. Engkaulah orang kaya yang paling dermawan. Engkaulah orang paling berjasa atas keselamatan Rasulullah. Engkaulah orang yang paling mencintai agama Islam. Engkaulah orang yang paling mirip dengan Rasulullah dalam budi pekerti, kemuliaan, dan hidayah. Engkaulah orang yang percaya kepada Rasulullah ketika semua orang menganggapnya dusta.”  ~Ali bin Abi Thalib~

Dia, Abu Bakar Ash Shiddiq, The Successor! []

3 comments
  1. Anie said:

    Pengen baca,😀
    belum ada ebook nya ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: